Tugas 5 (Pak Bachris)

Standard

Intan Viona/IT 1B/Teknik Informatika/Teknik Elektro/4312010029

1.Praktekan perintah-perintah pada DCL

DCL adalah perintah-perintah yang digunakan untuk membantu mengontrol keamanan setiap database atau sebagian isi dari database dengan membuat hak – hak akses tertentu bagi setiap user.

Perintah tersebut adalah :
a. Grant
b. Revoke
Penjelasan tentang Grant 
– GRANT : Digunakan untuk memberikan hak akses oleh administrator (pemilik utama) server kepada user (pengguna biasa). Hak akses tersebut berupa hak membuat (CREATE), mengambil (SELECT), menghapus (DELETE), mengubah (UPDATE), dan hak khusus berkenaan dengan sistem databasenya.
– Grant berfungsi juga untuk membuat user baru dan memberikan hak istimewa.
– Grant digunakan untuk  memberikan privilege kepada tabel yang didefinisikan kepada pemakai lain.
– Privilege untuk pemakai dalam perintah grant didefinisikan dengan  menggunakan nama-nama privilege. Nama privilege memudahkan admin untuk dapat memberikan privilege tanpa harus tahu apa  nama field dan tabel yang harus diisi.
– Perintah grant secara otomatis akan menambah data pemakai apabila  data nama pemakai yang disertakan pada perintah tersebut belum ada  dalam tabel user. Perintah grant memudahkan administrator untuk tidak  perlu melakukan perintah pendefinisian privilege dengan menggunakan  sql.  Karena dengan menggunakan sql, kita harus hafal nama tabel yang  harus diisi, field apa saja yang harus diisi, jumlah field yang harus diisi.
Sintak Umum :  GRANT hak_akses ON nama_tabel TO pemakai;
  GRANT ALL PRIVILEGES ON database_name.* TO ‘myuser’
IDENTIFIED BY ‘mypassword’;
Contoh Penggunaan :
1. GRANT SELECT ON Point_Of_Sales.jenis TO Febe;
2. GRANT SELECT ON Point_Of_Sales.jenisTO Winda;
3. GRANT SELECT ON Point_Of_Sales.item TO Elfrida;
4. GRANT ALL PRIVILEGES ON Point_Of_Sales.User TO Admin;
5. GRANT ALL ON Point_Of_Sales.jualDetail TO Admin
6. SHOW GRANTS FOR root@localhost;
7. SHOW GRANTS FOR Admin;
8. GRANT SELECT,INSERT ON Point_Of_Sales.jualDetail TO kasir;
9. GRANT SELECT(Kode,Nama) ON Point_Of_Sales.jenis TO Elfrida;
10. GRANT UPDATE (kodeItem,NmItem,kategori,Harga) ON Point_Of_Sales.item TO Elfrida;

GRANT SELECT

GRANT ALL PRIVILEGES

GRANT ALL

SHOW GRANTS

 

GRANT  SELECT, INSERT

GRANT UPDATE

 

Penjelasan tentang Revoke
REVOKE : Perintah ini memiliki kegunaan terbalik dengan GRANT, yaitu untuk menghilangkan hak akses yang telah diberikan kepada user oleh administrator atau mencabut hak-hak dari seorang user terhadap database tertentu atau sebagian isi dari database.Sintak Umum Revoke : REVOKE hak_akses ON nama_tabel FROM                     namaAccount@namaHost;

Menghapus batasan hak akses utk database & tabel :

REVOKE hak_akses ON nama_database.nama_tabel
FROM user;

Menghapus batasan hak akses untuk kolom tertentu :

REVOKE hak_akses(field1,field2, field3,…) ON
nama_database.nama_tabel FROM user

Penulisan perintah revoke :
– Hak akses(field) : kita harus memberikan sedikitnya satu hak akses.  Untuk setiap hak akses yang diberikan, dapat juga diberikan daftar field  yang diletakkan dalam kurung, dan dipisahkan dengan tanda koma. Contoh : REVOKE select (nim, nama), update, insert(nim), …
– NamaTabel : merupakan nama tabel yang dikenal hak akses tersebut, harus ada sedikitnya satu nama tabel. Dan dapat menggunakan simbol asterik (*) untuk mewakili semua tabel pada database aktif. Penulisan namaTabel dapat juga diikuti oleh nama database diikuti nama tabel yang dipisahkan dengan tanda titik. Menggunakan simbol *.* berarti semua  database dan semua tabel yang dikenai hak akses tersebut.

REVOKE SELECT

REVOKE UPDATE

 

Perintah-perintah lain yang termasuk dalam data control language adalah :
a. Commit
Merupakan perintah yang digunakan untuk memindahkan transaksi dari memory pemrosesan ke database atau menyimpan secara permanen perubahan-perubahan kedalam database.
b. Rollback
Merupakan perintah yang digunakan untuk membatalkan transaksi yang belum di commit atau membatalkan perubahan-perubahan terakhir dari perintah commit/rollback terakhir.
2. Berikan contoh normalisasi pada kasus lain
Teknik Normalisasi merupakan sebuah cara untuk membuat database dengan terstruktur dan terorganisasi supaya data terisimpan dalam tabel dengan baik dan efisien tanpa adanya pengulangan data(redudansi data).
Istilah normalisasi dapat disederhanakan menjadi memecah relasi menjadi beberapa tabel untuk mendapat database yang optimal.

Contoh Normalisasi Pada Kasus Lainnya,

Relasi tidak normal

tbl_peminjaman

nim nama_mahasiswa buku penerbit
4312010011 Anwar Jundiy Pogramming C++ Informatika
Pengantar Linux Bumi Aksara
Operating System Mitra Karya
4312010015 Ichsan Dwi Basis Data Airlangga
Programming Java Karya Duta
Matematika Diskrit Yudhistira

Relasi Normal

tbl_peminjaman

nim nama_mahasiswa buku penerbit
4312010011 Anwar Jundiy Pogramming C++ Informatika
4312010011 Anwar Jundiy Pengantar Linux Bumi Aksara
4312010011 Anwar Jundiy Operating System Mitra Karya
4312010015 Ichsan Dwi Basis Data Airlangga
4312010015 Ichsan Dwi Programming Java Karya Duta
4312010015 Ichsan Dwi Matematika Diskrit Yudhistira
3.Dari tabel data yang dihasilkan pada perancangan basis data, lakukanlah normalisasi pada tabel-tabel tersebut sampai bentuk normal ketiga !

Contoh teknik normalisasi sampai ketiga
Teknik Normalisasi Pertama :
Membuat dan menentukan primary key pada tablenya, supaya setiap data atau field field lainya tergantung hanya pada satu field yaitu yang dijadikan primary key. pada kasus ini field nim yang akan dijadikan primary key bukan id_buku atau id_penerbit.
Keterangan : field yang dicetak miring yaitu primary key.

tbl_peminjaman

nim nama_mahasiswa Id_buku buku Id_penerbit penerbit
4312010011 Anwar Jundiy 3012 Pogramming C++ 112 Informatika
4312010011 Anwar Jundiy 4890 Pengantar Linux 201 Bumi Aksara
4312010011 Anwar Jundiy 1194 Operating System 792 Mitra Karya
4312010015 Ichsan Dwi 4892 Basis Data 383 Airlangga
4312010015 Ichsan Dwi 7301 Programming Java 328 Karya Duta
4312010015 Ichsan Dwi 3002 Matematika Diskrit 421 Yudhistira

Teknik Normalisasi Kedua :
lalu pada teknik yang kedua, field field yang tergantung pada satu field harus dipisahkan, seperti pada contoh field judul_buku tergantung pada field id_buku dan penerbit tergantung dengan field id_penerbit, maka dari itu field tersebut di pisahkan dengan tabel peminjaman, sehingga harus dibuat tabel yang terpisah.

tbl_peminjaman

nim nama_mahasiswa Id_buku Id_penerbit
4312010011 Anwar Jundiy 3012 112
4312010011 Anwar Jundiy 4890 201
4312010011 Anwar Jundiy 1194 792
4312010015 Ichsan Dwi 4892 383
4312010015 Ichsan Dwi 7301 328
4312010015 Ichsan Dwi 3002 421

tbl_buku

Id_buku buku
3012 Pogramming C++
4890 Pengantar Linux
1194 Operating System
4892 Basis Data
7301 Programming Java
3002 Matematika Diskrit
1194 Operating System

tbl_penerbit

Id_penerbit penerbit
112 Informatika
201 Bumi Aksara
792 Mitra Karya
383 Airlangga
328 Karya Duta
421 Yudhistira
792 Mitra Karya

Teknik Normalisasi Ketiga :
selanjutnya teknik normalisasi ketiga, setelah field field dipisah sehingga dibuat table yang baru, maka waktunya pembenahan data. Diketahui sebelumnya pada tabel buku record kelima terdapat keganjilan data yang tidak sesuai dengan field id_bukunya dan pada tabel penerbit pun terdapat redudansi data atau pengulangan data, maka dari itu tabel buku dan tabel penerbit harus diperbaiki dan diubah sehingga tidak terjadinya kesalahan dalam penyimpanan data, seperti pada contoh di bawah ini :

tbl_buku

Id_buku buku
3012 Pogramming C++
4890 Pengantar Linux
1194 Operating System
4892 Basis Data
7301 Programming Java
3002 Matematika Diskrit

tbl_penerbit

Id_penerbit penerbit
112 Informatika
201 Bumi Aksara
792 Mitra Karya
383 Airlangga
328 Karya Duta
421 Yudhistira

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s